Publikasi Federal Reserve Bank Mengatakan Bahwa DeFi Telah Mengeluarkan Gelombang Inovasi

The Federal Reserve Bank of St.Louis mengatakan bahwa decentralized finance (DeFi) telah mengeluarkan gelombang inovasi yang dapat menciptakan infrastruktur keuangan yang lebih transparan di masa depan. DeFi sendiri merupakan istilah umum untuk dorongan yang lebih luas guna menciptakan project yang berbasiskan crypto yang mengotomatisasikan serta menghilangkan pihak ketiga dari layanan keuangan tradisional seperti pinjam meminjam, derivatif, margin trading dan asuransi.

Dalam tinjauan triwulan bank reserve, Fabian Schar, profesor distributed ledger technology dan fintech di University of Basel di Swizterland menitikberatkan pada resiko dan potensial DeFi. Schar berpendapat bahwa smart contract DeFi menurunkan resiko kredit counterpart dan meningkatkan efisiensi dari transaksi keuangan. Ia juga mengatakan transparansi dari aplikasi DeFi dapat menyediakan data yang lebih mudah diakses dimana hal ini dapat membantu menggagalkan peristiwa keuangan yang tidak diinginkan di masa depan.

Belajar Lebih Dalam Tentang DeFi !

Bagaimana melipatgandakan uang Anda di ekosistem finansial blockchain dan me-manage risikonya ? Signup email Anda di bawah ini

Selain itu, profesor juga mencatat bahwa DeFi dapat membuka sistem keuangan dunia secara luas.

“Secara default, protokol DeFi dapat digunakan oleh siapapun. Dengan demikian, DeFi berpotensi menciptakan sistem keuangan yang benar-benar terbuka dan dapat diakses. Secara khusus, persyaratan infrastruktur relatif rendah dan resiko dari diskriminasi hampir tidak ada karena kurangnya identitas. Jika regulasi menuntut adanya pembatasan akses misalnya untuk security token maka pembatasan tersebut dapat diterapkan dalam kontrak token tanpa mengorbankan integritas dari settlement layer dan properti desentralisasi.”

Disamping potensial DeFi, Schar juga berpendapat bahwa sektor ini rentan terhadap beberapa resiko yang harus diwaspadai. Smart contract dapat berisi kesalahan yang menempatkan dana pada resiko serangan, admin key yang dikompromikan dapat menyebabkan smart contract dikompromi dan transaction fee yang tinggi serta waktu konfirmasi yang lama dapat menguntungkan individu yang kaya dan merusak ekosistem DeFi, menurut profesor.

Schar juga mengatakan bahwa istilah “decentralized” dapat menipu.

“Banyak protokol dan aplikasi yang menggunakan sumber data eksternal dan admin key special untuk mengelola sistem, melakukan upgrade smart contract, atau bahkan melakukan emergency shutdown. Meskipun hal ini tidak selalu menjadi masalah, user harus menyadari bahwa dalam banyak kasus terdapat banyak kepercayaan yang terlibat. Namun, jika masalah ini dapat diselesaikan, DeFi dapat menuntun kita ke perubahan paradigma dalam industri keuangan dan berpotensi berkontribusi menuju infrastruktur keuangan yang lebih kuat, terbuka dan transparan.”

Informasi lain tentang Decentralized Finance :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *