Melihat Bagian-Bagian dari Decentralized Finance

Decentralized Finance (DeFi) menggunakan arsitektur multi-layer dimana setiap layer memiliki tujuannya masing-masing. Layer nya sendiri terbagi menjadi 5 yaitu: settlement layer, asset layer, protocol layer, application layer dan aggregation layer. 

Baca juga : Apa itu DeFi dan Jenis-jenisnya

Belajar Lebih Dalam Tentang DeFi !

Bagaimana melipatgandakan uang Anda di ekosistem finansial blockchain dan me-manage risikonya ? Signup email Anda di bawah ini

Technology stack DeFi

Layer pertama merupakan settlement layer dimana layer ini terdiri dari blockchain dan aset protokol aslinya. Layer ini memungkinkan jaringan untuk secara aman menyimpan informasi kepemilikan dan memastikan setiap hal yang berubah mengikuti aturan jaringan yang sudah ditetapkan. Karena itu maka blockchain dapat dikategorikan sebagai dasar jaringan untuk melakukan eksekusi tanpa memerlukan rasa kepercayaan (trustless) dan berfungsi sebagai settlement layer dan penyelesaian sengketa. 

Layer kedua merupakan asset layer dimana layer ini terdiri dari semua token yang dikeluarkan di atas settlement layer. Selain itu aset protokol asli serta token tambahan lainnya yang didasarkan pada standar token lainnya juga berada pada layer ini.

Layer ketiga merupakan protocol layer dimana layer ini menyediakan standard dari studi kasus yang spesifik seperti decentralized exchange, debt market, derivatif dan juga aset pengelolaan on-chain. Standard ini biasanya diimplementasikan dalam bentuk smart contract dan dapat diakses oleh berbagai user di DeFi (Decentralized Finance). Karenanya maka protocol di DeFi memiliki tingkat inoperabilitas yang tinggi. 

Layer keempat merupakan application layer dimana layer ini menciptakan aplikasi yang ditujukan bagi para user dimana aplikasi ini terhubung ke protokol individual. Interaksi smart contract pada umumnya dilakukan secara abstrak oleh front-end web browser sehingga membuat protokol lebih mudah untuk digunakan. 

Layer kelima merupakan aggregation layer sebagai extension dari application layer. Layer ini biasanya menciptakan platform yang berfokus pada user dimana platform ini akan terhubung dengan beberapa aplikasi dan protokol. Layer ini juga pada umumnya menyediakan tools guna membandingkan harga dan layanan sehingga memungkinkan user untuk melakukan tugas yang kompleks secara mudah dengan menghubungkan beberapa protokol secara bersamaan sehingga layer ini nantinya mengkombinasikan informasi yang relevan dengan jelas dan ringkas. 

Tentu merupakan hal yang penting untuk memahami bahwa layer ini bersifat hierarkis dalam arti layer yang berada di tingkat atas memiliki keamanan yang sama dengan layer yang berada di tingkat bawah. Contohnya jika pada settlement layer terjadi kompromi (di hack) maka layer-layer berikutnya akan menjadi tidak aman. Demikian pula jika kita menggunakan ledger yang bersifat permissioned (perlu ijin) oleh suatu pihak maka segala upaya desentralisasi pada layer berikutnya tidak akan efektif.

Info lain tentang DeFi :

https://defi.co.id/blog/decentralized-finance-defi-hal-penting-yang-perlu-anda-tahu/

One thought on “Melihat Bagian-Bagian dari Decentralized Finance”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *