Bagaimana Decentralized Finance Dapat Membangun Ulang Industri Perbankan

 

Decentralized finance, beberapa tahun lalu  dianggap sebagai pemikiran yang tidak populer, namun kini mendapatkan relevansi karena meningkatnya jenis aktivitas yang didukung oleh DeFi.

Belajar Lebih Dalam Tentang DeFi !

Bagaimana melipatgandakan uang Anda di ekosistem finansial blockchain dan me-manage risikonya ? Signup email Anda di bawah ini

Tyler Winklevoss, pendiri dari Winklevoss Capital Administration dan perdagangan cryptocurrency Gemini berkata di tweet nya bahwa program software semakin masuk ke dalam kehidupan sehari-hari. DeFi merupakan software program yang mulai memakan pusat keuangan. Dalam bentuknya yang paling murni, DeFi merupakan keuangan yang tidak bergantung pada perantara moneter pusat yang mirip dengan bank, broker dan exchange. Sebagai alternatif, decentralized finance bergantung pada smart contract atau lebih tepatnya kontrak resmi yang ditulis dan diberlakukan ke dalam program software di blockchain seperti Ethereum atau Vexanium.

Di situlah arah DeFi: Sebagai alternatif dari mekanisme pembuktian kelayakan kredit kepada lembaga keuangan untuk memperoleh KPR; prospek dapat menggunakan cryptocurrency sebagai jaminan untuk meminjam uang tunai melalui frasa yang ditetapkan dalam smart contract. Sebagai alternatif dari semua dana yang dioperasikan di lahan konvensional seperti clearinghouse otomatis, beberapa akan terjadi melalui pembelian dan promosi cryptocurrency. Sebagai alternatif dari membeli dan menjual saham di inventory market, individu harus membeli dan mempromosikan cryptocurrency di blockchain. Kontrak yang baik dapat mengotomatiskan penyediaan supply chain dalam dunia keuangan, mengurangi pihak ketiga.

Decentralized exchange seperti UniSwap; MakerDAO merupakan proyek open-source di blockchain Ethereum sebagai tambahan ke DAO (Decentralized Autonomous Organization); dan Compound, protokol peminjaman DeFi, semuanya adalah contoh dari decentralized finance murni.  Para spesialis mengingatkan bahwa semua ini baru awal dari sebuah evolusi.

Hong Fang, chief govt dari OKCOIN (perdagangan aset digital yang beroperasi di 184 negara) dan mantan banker di Goldman Sachs ini mengatakan bahwa area DeFi ini dapat menjadi hal yang bersifat sangat eksperimental. “Saya rasa kita tidak akan bangun besok dan melihat bank-bank diambil alih karena ini masih merupakan sektor pioneer. Orang-orang yang merasa dirinya paham crypto pasti merasa tertarik akan hal ini.”

Joe Duncan, dosen tamu di Columbia College divisi Teknik Industri dan Analis Operasi yang mengajarkan materi tentang blockchain dan cryptocurrency setuju bahwa sektor ini menarik meskipun belum terbukti. Duncan menyatakan bahwa dirinya merupakan fans besar dari MakerDao dan UniSwap dan merasa bahwa kedua hal tersebut menarik perhatian, namun kita perlu melihat bagaimana perkembangannya seiring dengan berjalannya waktu.

Meskipun begitu, decentralized finance dapat bisa mengatasi banyak peran yang diisi oleh bank konvensional saat ini seperti credit score, pendanaan, kustodian, menyimpan kekayaan Anda dan memasukkannya ke dalam sistem moneter. Sementara itu, berbagai variasi hybrid dari decentralized finance sudah muncul di mana varian ini mengkombinasikan bank konvensional dengan DeFi, variasi ini lebih dikenal dengan centralized finance (CeFi). Salah satu contohnya adalah stablecoin, mata uang digital yang setiap saat harganya sama dengan uang yang dikeluarkan oleh institusi keuangan terpusat seperti uang kertas AS yang diterbitkan oleh penerbit terpusat.

Satu contoh lainnya adalah Coinbase, yang memungkinkan setiap orang membeli cryptocurrency, membelanjakannya dan meminjamkannya dengan metode sentralisasi. Dan ConsenSys menyelenggarakan sejumlah tugas keuangan berbasis blockchain Ethereum bersama dengan Kuorum JPMorgan. Semua itu diperlukan bagi bankir konvensional karena mewakili tingkat pesaing baru tetapi juga memberikan alternatif bagi bank.

Caitlin Lengthy, pendiri dan CEO dari de novo Avanti Financial Institution di Cheyenne, Wyo mengatakan bahwa ada beberapa variasi bank yang secara diam-diam menghabiskan cukup banyak waktu untuk hal ini karena mereka melihat ke mana industri ini akan pergi dan industri keuangan yang ada sekarang berada di tahap yang mana, mereka juga merasa ada satu hal besar yang sedang terjadi di sini.

Ini adalah gambaran sekilas ke arah mana industri ini akan pergi, seperti apa seharusnya dan dimana bank konvensional yang berpikiran maju dapat memainkan peran.

Pergerakan Menuju DeFi

Alan Lane, CEO dari Silvergate Financial Institution di San Diego dengan nilai aset 2.6 miliar dolar AS, merupakan pendukung decentralized finance.

“Kami membayangkan DeFi dapat memungkinkan sistem moneter yang ekstra tangguh, ramah lingkungan dan demokratis. Ketika penyedia sistem moneter dibuat di luar sana melalui blockchain yang bersifat publik dan permissionless seperti blockchain bitcoin, siapapun yang memiliki akses ke internet dan smartphone dapat mengirim, mendapatkan dan mengecer uang tunai melalui wallet digital.”

Hal ini dapat membantu orang-orang yang belum terhubung ke bank untuk masuk ke penyedia sistem moneter dan memberikan kontribusi yang lebih tinggi pada sistem ekonomi dunia.

Stablecoin dapat membantu percepatan harga dan menurunkan biaya pendanaan, ucap Lane. Jika otoritas AS mengeluarkan uang asing digital pribadinya maka perusahaan non-publik seperti bank konvensional dan perusahaan layanan keuangan dapat membuat aplikasi dan wallet digital yang akan memfasilitasi dana ke konsumen. Lane menyebutkan bahwa dana yang terdapat di blockchain yang bersifat terbuka dan terdesentralisasi, ke depannya cara penggunaannya seperti membayar dengan debit card atau smartphone, pelanggan bahkan tidak akan tahu bahwa transaksi mereka terjadi di blockchain.

Lengthy juga menyinggung mengenai biaya lintas batas yang dikeluarkan sehari-hari melewati 6 perusahaan yang sama sekali berbeda yaitu 2 bank sentral, 2 koresponden, satu originator dan satu lembaga keuangan sebagai penerima. Selain itu merupakan hal yang sulit untuk menentukan satu tempat yang dapat melakukan tugas yang dapat dilakukan oleh keenam lembaga tersebut karena setiap lembaga memiliki lokasi pendirian yang berbeda-beda. Dengan decentralized finance, anda akan dapat memiliki jalur langsung dibandingkan memiliki begitu banyak  perantara.

Seperti Lane, Lengthy juga menyebutkan bahwa stablecoin dapat digunakan untuk mengatasi hal ini. Volume transaksi stablecoin sudah melewati 1 triliun dolar AS di 2020, berdasarkan data dari The Block Analysis. Lengthy menambahkan bahwa ada suatu indikator nyata yang terdapat di industri stablecoin, hal ini didorong oleh perusahaan besar yang mulai melirik stablecoin sebagai teknik yang lebih baik, cepat, dan murah untuk menyelesaikan kewajiban dolar AS. Sebagai alternatif dari melewati 6 bank yang berbeda untuk mendapatkan dana mereka,mereka dapat mendapatkan dana tersebut dalam hitungan menit dalam bentuk stablecoin. Cepat atau lambat, Lengthy melihat adanya potensi untuk sistem yang sepenuhnya desentralisasi tanpa bantuan manusia. Pertanyaan sebenarnya adalah apakah kita mengikuti kontrak yang baik dan stuktur ledger terdistribusi atau tidak atau apakah itu otomatisasi yang menggunakan struktur terpusat. Namun otomatisasi kapabilitas operasional akan 100% terjadi dan itu sedang terjadi meskipun lambat.

Pihak Ketiga VS Komunitas

Mengeliminasi pihak ketiga dan menjalankan transaksi moneter dengan menggunakan kontrak di buku besar yang terdistribusi adalah skenario yang sempurna meskipun kenyataannya terdapat banyak masalah. Peretas dapat merusak smart contract dan pencuri dapat mengambil 450 juta dolar bitcoin dari perdagangan Mt. Gox dari 2011 hingga 2014. Pada skenario di mana meneter konvensional yang menyediakan jasa, tiap individual yang terlibat fasilitas dan cabang lainnya membuat masalah menjadi hal yang tepat terjadi ketika penipuan, kesalahan atau kerusakan terjadi.

Aaron Wright, seorang profesor undang-undang dari Yeshiva College menyebutkan bahwa industri blockchain berusaha menangani poin-poin tersebut melalui tata kelola lingkungan. “Pikirkan jika protokol moneter ini dijalankan lebih lagi seperti Wikipedia dan tidak seperti perusahaan hierarkis, mungkin ada beberapa keuntungan dari itu,” katanya. Sebagai gambaran, Wikipedia yang diatur oleh komunitasnya atau user telah dapat mengatasi informasi palsu secara efisien daripada perusahaan konvensional seperti Facebook, Twitter dan Instagram. Wright menambahkan bahwa kueri yang ada beralih menjadi siapa yang lebih mampu menangani, perusahaan yang tersentralisasi bekerja lebih baik dengan regulator atau apakah pendekatan berbasis komunitas benar-benar lebih tinggi? Dia juga merasa bahwa masih terlalu dini untuk menyimpulkan, namun secara pribadi dia kira ketika semua pemangku kepentingan memiliki fleksibilitas untuk memberikan pertimbangan, Anda mungkin akan mendapatkan pilihan yang lebih tinggi.

Pinjaman Desentralisasi atau DeFi loan

Teknik konvensional bank dapat memainkan peranan di DeFi dengan menggunakannya untuk membuat pinjaman lebih ramah lingkungan. Ia menyebutkan debitur bisa dengan aman mengajukan KPR dan mendapatkan pendanaan dalam hitungan menit dan bahkan menggunakan mata uang digital sebagai jaminan.

Lembaga keuangan Silvergate memberikan pinjaman dengan jaminan bitcoin pada buku besar yang terdistribusi di dalam negeri yang disebut dengan SEN (Silvergate Change Community) Leverage. Klien dapat memperoleh dan membayar kembali pinjaman dalam 24 jam sehari, 365 hari setahun, kata Lane. Lane mengidentifikasi bahwa bank yang berbeda dapat melakukan hal yang sama namun ia cukup terkejut karena bank tidak terlihat terlalu agresif dalam hal ini dan hampir tidak melakukan apa-apa.

Lengthy mengatakan bahwa bank akan benar-benar merasakan konsekuensi dari gerakan desentralisasi pertama di area pendanaan.

“Saya rasa sebenarnya perlu bagi institusi keuangan untuk tetap aware akan hal ini, karena ada metode pembayaran baru yang menawarkan opsi yang lebih baik, cepat, dan murah, dan itu adalah peluang bagi mereka. Namun semakin mereka melawan dan menjauhi hal ini, maka nantinya akan muncul institusi pengganti yang memahami peluang ini dan terhubung ke jaringan baru ini, institusi keuangan akhirnya mungkin akan berada di ujung tombak.”

Kecenderungan ini akan menghasilkan peningkatan pemasok program software trendi yang dapat membantu bank memasok penyediaan yang berkaitan dengan interface software programming, kata Lengthy.

“Jika Anda melihat bank yang berhasil melakukan transisi tersebut, mereka telah membuat middleware untuk mereka sendiri agar memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan metode baru ini.” katanya. ” Saya merasa akan ada guncangan besar dalam beberapa tahun kedepan antara bank-bank yang memiliki metode dimana mereka dapat bergabung dengan platform baru yang bisa menyelesaikan settlement dalam hitungan menit dan orang-orang yang tidak.”

 

Sumber : timesnest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *