Kenapa Decentralized Finance Bisa Legal di Indonesia ?

Perusahaan-perusahaan teknologi blockchain seperti Vexanium, Bitcoin, Ethereum adalah perusahaan yang bersifat internet-native (“internet native companies”) yang lahir di internet dan bersifat borderless. Yang memiliki token sebagai “proxy” untuk berpartisipasi di growthnya.

“Token” sendiri di kebanyakan negara belum memiliki dasar hukum, beberapa negara sedang dalam tahap konsultasi publik. Memang setiap terjadi┬ádisrupsi teknologi selalu menghasilkan banyak hal yang belum diregulasi di hari pertama.

Belajar Lebih Dalam Tentang DeFi !

Bagaimana melipatgandakan uang Anda di ekosistem finansial blockchain dan me-manage risikonya ? Signup email Anda di bawah ini

Defi di Indonesia - Legal atau tidak

Lalu kira-kira bagaimana dengan DeFi di Indonesia ?

Startup yang sukses biasanya mencapai compliance melalui teknologi, bukan melalui bantuan lawyer. Startup tidak ingin menjadi ilegal, justru sebaliknya mencapai tahap compliance supaya bisa viable secara komersial.

Pola Compliance Startup Teknologi dan Decentralized Finance

Inovasi yang ditawarkan startup teknologi, dengan berjalannya waktu mencapai compliance melalui kelebihan yang ditawarkan oleh teknologi, dengan menemukan behavior apa yang dipromosikan di existing law saat ini. Dalam contoh uber adalah transportasi yang safe, accessible, cost efficient, lalu menggunakan teknologi tersebut untuk mempromosikan behavior tsb dengan lebih baik dari bisnis status quo. Misalnya Uber menggunakan reputation score real time untuk driver yang mengalahkan reputasi statis dari taksi argo biasa.

Kehadiran teknologi membuat transportasi lebih safe, accessible, cost efficient.

Pola dari perusahaan blockchain (decentralized finance, internet native companies) untuk mendisrupsi sektor financial juga mengikuti playbook ini.

Regulasi sektor financial selalu mempromosikan investor security, information symmetry dan efisiensi pasar. Sedangkan layanan finansial yang di provide oleh blockchain company (internet native company) bersifat non custodial, transparan real time dan memungkinkan likuiditas global.

Karakter pasar token yang seperti di atas nantinya akan berevolusi menjadi pasar yang paling resilient, fair dan efisien yang pernah kita lihat.

 

Informasi lain tentang DeFi :

Tokenisasi: Use Case Blockchain Untuk Keuangan

Apa Itu Yield Farming (Liquidity Mining) di DeFi ?

 

One thought on “Kenapa Decentralized Finance Bisa Legal di Indonesia ?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *