Tutorial Vexswap Decentralized Exchange di Indonesia

Di awal 2021 ini, project decentralized exchange atau DEX di Indonesia hanya memiliki beberapa project, salah satunya adalah Vexswap yang berjalan di atas blockchain Vexanium.

Vexswap bisa diakses di vexswap.org atau di Dapp Vexswap di Vexwallet.

Belajar Lebih Dalam Tentang DeFi !

Bagaimana melipatgandakan uang Anda di ekosistem finansial blockchain dan me-manage risikonya ? Signup email Anda di bawah ini

Jika menggunakan website Vexswap.org Anda bisa mensinkronize wallet Anda dengan Vexwallet versi desktop (download diĀ website Vexanium)

Apa itu Pool di konsep decentralized exchange ?

“Pool” di dalam konsep DEX, sederhananya adalah sebuah “smart contract” yang dioperasikan saat pengguna/users memanggil fungsi tersebut.

“Swap” berarti menukar token yang Anda miliki dengan smart contract.

Konsep Vexswap yang biasa disebut dengan decentralized exchange bertipe AMM (Automated Market Maker) tidak menggunakan order book untuk mendapatkan atau membentuk harga untuk me-matching order dari pembeli dan penjual dari token, namun Vexswap menggunakan konsep Liquidity Pool atau LP.

Dalam centralized crypto exchange tradisional, likuiditas direpresentasikan oleh masing-masing order yang ditempatkan oleh individu buyer/seller dalam order book yang bersifat sentralisasi. Partisipan pasar yang memberikan likuiditas (market making) harus secara aktif memanage order yang diberikan dan secara terus menerus mengupdatenya untuk memberikan response terhadap aktivitas pasar.

Order book yang berjalan di centralized crypto exchange sangat penting peranannya di dunia keuangan dan bekerja baik di berbagai situasi, namun juga memiliki keterbatasan terutama jika kita membicarakan kaitannya dengan ekosistem terdesentralisasi seperti industri blockchain dan cryptocurreny.

Order book membutuhkan infrastruktur intermediary untuk menyimpan data orderbook dan me-matchingkan order buy dan sell yang ada. Ini merupakan titik sentralisasi yang menambah kompleksitas dalam transaksi, juga membutuhkan partisipasi aktif dan manajemen market making dari pemilik token. Order book diciptakan dalam kondisi di mana jumlah aset yang tidak terlalu banyak diperdagangkan dan kurang ideal dengan dunia dimana semua orang bisa membuat tokennya sendiri, sehingga ada situasi token-token ini biasanya memiliki likuiditas yang kecil, sehingga order book yang biasa digunakan dalam dunia finansial tradisional kurang cocok jika diimplementasikan di dalam industri blockchain.

Masalah “likuiditas yang kecil” tersebut bisa diselesaikan dengan cara memberikan insentif bagi user untuk mensupply likuiditas ke pasar.

Protocol likuiditas yang berbasis blockchain seharusnya bisa mengambil keuntungan dari sifat smart contract yang berjalan otomatis, bersifat permissionless dan inklusif yang mendukung ekosistem aset digital bisa bertumbuh.

Melakukan Swap atau Menukar Token

Menambahkan Likuiditas (Menjadi Liquidity Provider) di Vexswap DEX

Berikut ini adalah tutorial untuk berpartisipasi menjadi Liquidity Provider atau LP .

Dengan menjadi liquidity provider (LP) di Vexswap, selain mendapatkan fee 0.21% dari transaksi swap, Anda juga bisa sekaligus mendapatkan berbagai reward mining berbagai token selama program liquidity mining.

Caranya, di bagian pair di vexswap.org, Anda tinggal add pair mana yang ingin dipasang di order book. Ingat, pilih 50/50, yaitu Anda harus memiliki jumlah 2 jenis token dengan ratio yang sama.

Anda juga bisa melakukan klaim harvest token yang berpartisipasi pada liquidity mining tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *