Apa Itu DEFI ( Decentralized Finance ) dan Jenis-Jenisnya ?

Decentralized Finance (DeFi) merupakan suatu sistem yang mengizinkan user untuk menggunakan jasa keuangan seperti meminjam dana, memberi pinjaman, atau melakukan perdagangan tanpa harus bergantung pada entitas yang sentralisasi karena fasilitas yang dapat digunakan tersebut disediakan via Decentralized Application (Dapps) di mana Dapps ini dikembangkan di atas platform blockchain. 

DeFi sendiri bukanlah produk yang dijual secara satuan ataupun perusahaan namun merupakan serangkaian produk dan jasa yang berfungsi sebagai pengganti institusi mulai dari bank, asuransi, obligasi dan pasar uang. Dapps DeFi mengizinkan user untuk mengkombinasikan jasa yang ingin mereka gunakan ke dalam berbagai kemungkinan.

Belajar Lebih Dalam Tentang DeFi !

Bagaimana melipatgandakan uang Anda di ekosistem finansial blockchain dan me-manage risikonya ? Signup email Anda di bawah ini

Untuk DeFi dapat beroperasi secara normal biasanya dibutuhkan jaminan yang akan dikunci ke dalam smart contract dimana jaminan kumulatif yang terkunci di DeFi Dapps sering disebut sebagai Total Value Locked. Berdasarkan data di DeFi Pulse, Total Value Locked yang dimiliki pada awal 2019 bernilai 275 juta USD namun pada 2020 mencapai hingga 1.2 miliar USD. Nilai pertumbuhan yang besar pada DeFi Pulse menjadi indikator akan berkembang pesatnya ekosistem DeFi. 

Apa Saja Ekosistem Decentralized Finance (DeFi)

Dapps Defi yang beredar di pasar menjadi tanda untuk melakukan revolusi pada jasa keuangan tradisional dengan menghilangkan berbagai macam pihak ketiga. Namun perlu ditanamkan bahwa DeFi sendiri masih pada tahap eksperimen dengan banyaknya projek percobaan yang bertambah setiap harinya. Seiring berjalannya waktu, DeFi dapat dikembangkan lebih lanjut dan berbaur dengan ekosistem yang tercipta pada saat ini. Namun demikian tetap penting bagi setiap individu atau perusahaan yang ingin menggunakan DeFi untuk memahami permulaan DeFi sehingga nantinya bisa memanfaatkan fitur yang ditawarkan DeFi Dapps dengan maksimal.

Bagaimana Tingkat Decentralized Dalam DeFi?

Tentu saja tidak mudah untuk menjawab seberapa desentralisasi DeFi. Berikut adalah 3 kategori desentralisasi:

Sentralisasi

Bersifat kustodial, menggunakan patokan harga yang terpusat, suku bunga yang digunakan juga ditentukan secara terpusat serta likuiditas yang disediakan bersifat terpusat. Contoh: Salt, BlockFi, Nexo, dan Celcius. 

Semi-Desentralisasi (Memiliki salah satu dari karakteristik ini tapi tidak semuanya)

Tidak bersifat kustodial, patokan harga yang bersifat desentralisasi, inisiasi margin call tanpa izin, likuiditas margin tanpa izin, penentuan tingkat bunga yang terdesentralisasi, serta pengembangan/pembaruan platform yang terdesentralisasi. Contoh: Compound, MakerDAO, dYdX, bZx.

Desentralisasi secara menyeluruh

Setiap komponen yang ada bersifat desentralisasi. Saat ini belum ada protokol DeFi yang sepenuhnya bersifat desentralisasi. 

Pada saat ini kebanyakan protokol DeFi masih berada pada fase semi-desentralisasi. 

Apa saja kategori utama DeFi ?

Berikut ini adalah berbagai macam kategori dari aplikasi Decentralized Finance :

DeFi Stablecoins

Harga dari cryptocurrency memang terkenal sangat mudah berubah mengingat perubahan lebih dari 10% di dalam harga cryptocurrency merupakan hal yang wajar.  Untuk mengatasi gejolak ini maka stablecoin yang dikaitkan dengan aset stabil lainnya seperti USD mulai tercipta. Salah satu stablecoin pertama bersifat centralized yang diperkenalkan ke market adalah Tether (USDT). Setiap USDT didukung oleh $1 di bank penerbit. Namun USDT juga memiliki kelemahan utamanya yaitu para pengguna harus percaya sepenuhnya bahwa cadangan USD dijamin sepenuhnya dan benar-benar ada.

Karena itu muncullah stablecoin yang bersifat desentralisasi untuk mengatasi isu ini dimana stablecoin diciptakan di sistem yang bersifat desentralisasi melalui metode yang bersifat over-korelasi, beroperasi sepenuhnya pada buku besar yang terdesentralisasi dan cadangannya dapat diaudit secara publik oleh siapapun. Karena stablecoin bukanlah sebuah aplikasi keuangan maka mereka membutuhkan aplikasi DeFi supaya stablecoin menjadi lebih mudah diakses oleh semua orang dengan memiliki nilai penyimpanan yang stabil.

Decentralized Finance dengan jenis Lending (Meminjamkan) dan Borrowing (meminjam)

Sistem keuangan tradisional memerlukan user untuk memiliki akun bank guna menggunakan jasa mereka namun ternyata hal itu bukanlah suatu kemewahan yang bisa dimiliki oleh 1.7 miliar orang di luar sana. Selain itu untuk meminjam uang dari bank, peminjam perlu memenuhi syarat tertentu seperti memiliki nilai kredit yang bagus serta jaminan yang cukup guna meyakinkan bank supaya bahwa peminjam tersebut layak untuk mendapatkan pinjaman serta mampu membayar pinjaman. 

Di sini DeFi hadir untuk menghilangkan hambatan yang terjadi pada proses pinjam meminjam ini sehingga siapapun dapat menjaminkan aset digital mereka dan menggunakannya untuk mendapatkan pinjaman. Selain itu user lain juga dapat menghasilkan pendapatan dari aset mereka dengan berpartisipasi dalam market pinjaman ini serta mendapatkan bunga dari aset yang ada. Dengan kegiatan pinjam meminjam yang bersifat desentralisasi maka sudah tidak diperlukan akun bank ataupun pengecekan skor kredit. 

DeFi jenis exchange

Pada umumnya untuk melakukan penukaran mata uang, user dapat menggunakan exchange seperti Coinbase atau Binance. Para exchange ini merupakan exchange yang bersifat sentralisasi yang berarti mereka adalah perantara dan penjaga dari aset yang diperdagangkan. User di exchange ini tidak memiliki kuasa penuh atas aset mereka sehingga aset yang mereka miliki pun terkena resiko jika nantinya exchange tersebut diretas dan tidak mampu membayar kewajiban mereka. 

Exchange yang terdesentralisasi hadir untuk menangani masalah ini dengan mengizinkan user untuk bertukar crypto tanpa harus kehilangan kepemilikan dari crypto tersebut. Selain itu tanpa harus menyetor sejumlah dana kepada exchange yang terpusat, user juga tidak perlu khawatir karena dana yang dimiliki pasti dapat ditarik sewaktu-waktu. 

DeFi dengan jenis derivatif

Derivatif merupakan kontrak yang nilainya berasal dari aset dasar lainnya seperti saham, komoditas, mata uang, indeks, obligasi, dan suku bunga. Trader dapat menggunakan derivatif ini untuk melindungi posisi mereka dan mengurangi resiko mereka dalam kegiatan perdagangan tertentu. 

Contohnya jika Anda merupakan produsen sarung tangan dan ingin melindungi diri dari kenaikan harga karet yang cukup tinggi maka Anda dapat membeli kontrak berjangka dari pemasok untuk mengirimkan karet dalam jumlah tertentu pada tanggal pengiriman di waktu mendatang yang sudah disepakati namun dengan harga yang disepakati hari ini. 

Kontrak derivatif ini umumnya diperdagangkan pada platform yang terpusat namun DeFi secara perlahan-lahan mulai membangun pasar derivatif yang terdesentralisasi. 

Tipe Decentralized Finance fund management

Fund management merupakan proses di mana aset Anda diawasi dan dikelola arus kas nya sehingga menghasilkan keuntungan atas investasi Anda. Fund management sendiri terbagi menjadi 2 tipe yaitu aktif dan pasif. Fund management yang aktif memiliki tim manajemen sendiri yang mengambil keputusan investasi untuk mengalahkan tolak ukur tertentu seperti S&P 500. Fund management yang pasif tidak memiliki tim manajemen sendiri namun dirancang sedemikian rupa untuk mencapai kinerja benchmark tertentu.

Di dalam DeFi, beberapa projek sudah dapat melakukan fund management secara desentralisasi karena transparansi yang terdapat di dalamnya memudahkan user untuk menelusuri bagaimana dana mereka dikelola dan biaya apa saja yang akan dikenakan kepada mereka.

DeFi Lottery / Undian

Seiring DeFi yang terus berkembang maka akan terus muncul aplikasi yang disruptif, mendemokratisasikan aksesibilitas dan menghilangkan perantara. Mengaplikasikan DeFi ke dalam sistem undian memungkinkan terhapusnya kepemilikan penahanan modal ke dalam smart contract yang terdapat di blockchain Ethereum. 

Dengan modularitas yang dimiliki DeFi maka penghubungan antara Dapp undian dengan aplikasi Dapp lainnya sangat mungkin terjadi dan hal ini tentu dapat menghasilkan nilai lebih. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa user dapat mengumpulkan modal mereka di smart contract dan modal yang terkumpul dapat diinvestasikan ke DeFi lending Dapp dimana nantinya keuntungan yang didapatkan akan didistribusikan ke user yang dipilih secara acak melalui interval.

Ketika pemenang sudah ditetapkan maka setiap pembeli undian akan mendapatkan kembali tiket undian mereka sehingga tidak ada pihak yang mengalami kerugian.

Jenis Decentralized Finance (DeFi) Pembayaran / Payment

Salah satu peranan dari cryptocurrency adalah memungkinkan terjadinya transfer nilai yang terdesentralisasi dan trustless antara 2 pihak. Dengan pertumbuhan DeFi yang semakin pesat maka metode pembayaran akan semakin inovatif. 

Salah satu cara penerapan DeFi di dalam sistem pembayaran adalah dengan mengkonfigurasi pembayaran sebagai aliran dan bukan sebagai transaksi. Kemungkinan untuk menjadikan pembayaran sebagai aliran tentu membuka potensi akan pengaplikasian uang. Salah satu contohnya adalah Anda dapat ‘bayar suka-suka’ tetapi pada skala yang lebih granular dan dengan akurasi yang lebih tinggi. 

Pentingnya DeFi dan laju inovasi yang terus terjadi tentu tidak diragukan lagi dapat mengubah bagaimana pola pikir terhadap pembayaran bekerja untuk mengatasi masalah keuangan yang banyak terjadi saat ini.

DeFi Asuransi

Asuransi merupakan salah satu strategi manajemen resiko dimana individual mendapatkan proteksi secara finansial ataupun penggantian kerugian dari perusahaan asuransi jika terjadi hal yang tidak diinginkan. Hal ini merupakan hal yang wajar dilakukan oleh para individu dimana mereka membeli asuransi rumah, mobil, kesehatan hingga jiwa. Namun apakah terdapat asuransi yang bersifat desentralisasi di DeFi?

Setiap token yang di lock di smart contract berpotensi rentan terhadap eksploitasi smart contract karena kemungkinan pembayaran yang besar. Ketika sebagian besar projek sudah mengaudit codebase mereka, kita tidak pernah tahu apakah smart kontrak benar-benar aman dan tentu saja selalu ada kemungkinan peretasan yang dapat menyebabkan kerugian. Resiko yang terjadi terdapat bila seseorang membeli asuransi dalam dana yang cukup besar pada DeFi.

 

FAQ

Apa itu Decentralized Finance (DeFi)

Decentralized Finance adalah Sistem Keuangan Terbuka yang Dibangun di Atas Public Blockchain.

Apa Saja Kategori atau Layanan Decentralized Finance (DeFi)

Layanan DeFi misalnya Lending/Borrowing, Stablecoin, Decentralized Exchange, Insurance

Apa Saja Risiko dari Decentralized Finance (DeFi) ?

Decentralized Finance memiliki risiko teknologi, misalnya risiko smart contract

 

16 thoughts on “Apa Itu DEFI ( Decentralized Finance ) dan Jenis-Jenisnya ?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *